
Iklan UGC produk permen
Iklan UGC produk permen adalah template MaxAdz untuk membuat video jualan dan produk. Lihat gaya di sini, lalu mulai di kanvas.
Referensi prompt
Gambar referensi
图片1
图片2 Tentang template ini
【1. Format, Parameter Video, dan Bahasa】 Rasio dan durasi: Vertikal 9:16, 14,0 detik, 1080×1920, 30 fps. Realisme dan gaya visual: Live-action UGC e-commerce yang sinematik, natural, dan tajam. Gunakan cahaya matahari alami hangat pada siang hari, shallow depth of field pada detail produk, serta warna cerah dan hidup. Ritme dan kamera: Handheld dinamis tetapi stabil, dengan hard cut cepat antar-shot. Fokus secara presisi pada interaksi produk dan ekspresi wajah. Bahasa: Bahasa Indonesia percakapan sehari-hari yang natural, santai, dan akrab. Aksen: Aksen Indonesia urban netral, tanpa dialek lokal yang kaku atau nuansa Melayu asing. Gaya bahasa dan kata ganti: Gunakan bahasa lisan sehari-hari “aku–kamu” yang langsung dan santai, tanpa gaya terjemahan yang kaku. Tempo dan intonasi: Tempo bicara normal, sekitar 1,8–2,2 kata per detik. Intonasi spontan dan lip-sync harus tepat pada setiap shot dialog. Konsistensi suara: Karakter suara, volume dialog, dan nuansa vokal harus stabil sepanjang video.
【2. Pengaturan Lokasi】 Lokasi: Ruang tamu apartemen modern bergaya retro-kontemporer yang hangat dan estetik. Lingkungan: Indoor pada siang hari cerah, dengan cahaya matahari alami yang lembut masuk dari jendela samping. Palet dan material: Dinding warna krem gading, lantai parket kayu alami, sofa kain warna hijau alpukat, kursi santai beludru oranye terakota, karpet motif garis geometris warna-warni, serta meja kopi rendah bundar berbahan teraso putih dengan kaki bola. Properti fungsional: Meja kopi teraso putih, mangkuk keramik putih kecil untuk permen, majalah dan lilin dekoratif di atas meja, pemutar piringan hitam di atas credenza kayu jati di latar belakang, serta tanaman monstera atau ficus berdaun rimbun dalam pot kuning. Tanda kehidupan: Minuman dingin di atas meja, bantal bulat merah muda di sofa hijau, serta selimut santai bermotif biru yang terlipat rapi. Pencahayaan: Cahaya utama samping yang lembut dari jendela kanan. Cahaya pengisi alami menjaga detail bayangan tanpa noise. Posisi produk: Produk berada di tangan karakter dan di atas meja kopi, di samping mangkuk permen.
【3. Identitas Karakter】 KARAKTER-01, wanita: Usia dan tampilan: Sekitar 20–23 tahun, wajah Asia Timur yang manis, riasan tipis dan natural, rambut hitam panjang bergelombang dengan poni tipis di dahi. Pakaian dan aksesori: Kupluk rajut beanie bergaris horizontal kuning krem dan hijau zaitun, kemeja katun kuning pastel lengan pendek berkerah, rok luaran motif kotak-kotak hitam-abu, dan celana panjang longgar cokelat tua. Peran: Wanita yang santai, ramah, dan menikmati permen.
KARAKTER-02, pria: Usia dan tampilan: Sekitar 22–25 tahun, wajah maskulin yang hangat, rambut cokelat gelap bergelombang sepanjang bahu dengan belahan tengah natural. Pakaian dan aksesori: Kaos oblong putih polos berleher V, kalung rantai perak tipis, anting hoop kecil, kacamata hitam yang tergantung di kerah kaus, dan tato artistik di lengan bawah. Peran: Pria yang ceria, penasaran, dan ekspresif.
【4. Identitas Produk Tetap】 PRODUK-01: Satu produk permen, dengan @图片1 sebagai satu-satunya referensi kemasan produk yang diunggah.
Nama, jenis kemasan, bentuk, proporsi, warna, material, motif, identitas merek, serta teks yang terlihat harus mengikuti @图片1 . Bentuk, warna, dan tekstur permen harus mengikuti informasi yang terlihat pada @图片2 . Gunakan produk permen yang sama sepanjang video. Jangan menambahkan struktur kemasan, teks, identitas, warna, atau rasa yang tidak ada pada gambar. Jika suatu detail tidak terlihat pada gambar, jangan membuat close-up atau mengarang detail tersebut.
【5. Urutan Shot】 00:00–00:00.6|Close-up high-angle, kamera statis. Fungsi: Hook visual saat membuka kemasan permen. Visual: Kamera mengambil close-up kedua tangan KARAKTER-01, dengan PRODUK-01 berada di pangkuannya. Jari-jarinya membuka kemasan produk dengan gerakan rapi dan mantap, menampilkan permen yang siap diambil. Audio: Foley suara buka kemasan yang jernih dan sesuai dengan material kemasan asli. BGM pop lo-fi ringan masuk secara lembut dengan volume rendah. Tanpa dialog.
00:00.6–00:03.2|Medium close-up, eye-level, handheld lembut. Fungsi: Menampilkan kenikmatan saat menikmati permen. Visual: KARAKTER-01 mengenakan kemeja kuning dan kupluk rajut garis-garis, mengambil satu permen dari PRODUK-01 lalu memasukkannya ke dalam mulut. Ia tersenyum puas ke arah temannya di samping sambil mengunyah secara natural. Audio: Suara kunyahan lembut yang sesuai dengan tekstur permen asli. Musik latar santai berlanjut. Tanpa dialog.
00:03.2–00:05.1|Medium shot, eye-level, handheld stabil. Fungsi: Pengenalan produk dan testimoni natural. Visual: KARAKTER-01 duduk di sofa hijau, mengangkat PRODUK-01 setinggi dada dengan bagian depan kemasan menghadap kamera dan mempertahankan desain asli pada @图片1 . Ia menghadap ke sisi kanan frame, tempat KARAKTER-02 sedang mendekat, lalu berbicara dengan antusias.
Dialog Indonesia — KARAKTER-01: “Serius, permen ini enak banget!” Audio: KARAKTER-01 berbicara langsung dengan lip-sync presisi, nada ramah dan meyakinkan. BGM ringan dimainkan di bawah vokal. 00:05.1–00:06.6|Medium shot low-angle dari permukaan meja teraso. Fungsi: Menampilkan rasa penasaran karakter kedua. Visual: KARAKTER-02 dengan kaus putih dan rambut bergelombang mendekati area duduk. Ia sedikit membungkuk ke arah meja teraso putih tempat PRODUK-01 diletakkan, lalu mengamati produk dengan ekspresi penasaran.
Dialog Indonesia — KARAKTER-02: “Bagi dong, kelihatannya seru tuh.”
Audio: KARAKTER-02 berbicara secara natural dan akrab, dengan lip-sync presisi. KARAKTER-01 tersenyum tetapi tetap diam.
00:06.6–00:07.7|Extreme close-up / macro shot, fokus tajam statis. Fungsi: Menampilkan bentuk dan tekstur asli permen. Visual: Jari KARAKTER-01 mengambil satu permen. Bentuk, warna, tekstur permukaan, dan respons cahaya harus konsisten dengan permen yang terlihat pada @Gambar2. Kemasan PRODUK-01 di latar belakang dibuat lembut menjadi bokeh. Audio: Efek suara “ting” yang ringan dan lembut berpadu dengan ritme BGM. Tanpa dialog.
00:07.7–00:09.6|Close-up meja kopi, eye-level sedikit menunduk. Fungsi: Menampilkan proses berbagi permen. Visual: KARAKTER-01 menuangkan atau meletakkan secukupnya permen dari kemasan ke dalam mangkuk keramik putih di atas meja teraso. Gerakan harus sesuai dengan bentuk asli produk. Kemasan PRODUK-01 berdiri jelas di samping mangkuk dengan tampilan konsisten mengikuti @图片1 .
Dialog Indonesia — KARAKTER-01: “Rasanya enak, bikin pengin lagi.”
Audio: KARAKTER-01 berbicara dengan nada hangat dan lip-sync yang natural. Tambahkan suara yang sesuai dengan tekstur permen saat menyentuh mangkuk keramik.
00:09.6–00:14.0|Medium two-shot, eye-level statis. Fungsi: Bukti menikmati produk bersama dan call to action. Visual: KARAKTER-02 duduk santai di samping KARAKTER-01 di sofa ruang tamu, mengambil satu permen dari mangkuk lalu memakannya. Ia mengangguk puas dan tertawa akrab bersama KARAKTER-01. KARAKTER-01 tersenyum sambil mengangkat kemasan PRODUK-01 secara tegak ke arah kamera.
Dialog Indonesia — KARAKTER-02: “Wah ketagihan nih, beli di mana link-nya?”
Audio: KARAKTER-02 berbicara dengan nada santai dan ceria, dengan lip-sync presisi. Tambahkan tawa kecil dari keduanya di akhir kalimat, kemudian dilanjutkan melodi penutup BGM yang manis dan ceria.
【6. Batasan Negatif】 Jangan menampilkan produk alternatif, varian lain, atau produk tambahan selain PRODUK-01.
Jangan mengganti adegan kehidupan sehari-hari dengan studio putih, meja produk kosong, dinding polos, atau interior generik tanpa identitas.
Dilarang menampilkan subtitle melayang, watermark, logo digital, atau subtitle terjemahan.
Jangan menukar suara dialog antar-karakter atau membuat karakter yang diam melakukan gerakan bibir berbicara.
Hindari distorsi anatomi tangan, jari berlebih, atau bentuk wajah tidak wajar saat karakter berbicara dan mengunyah.
Jangan mengubah proporsi, warna, motif, identitas, atau teks kemasan produk yang terlihat pada @图片1 . Jangan mengarang manfaat produk yang tidak terlihat pada gambar.
Hindari perubahan pencahayaan mendadak, white balance tidak konsisten, atau color cast ekstrem yang mengubah warna kulit dan warna asli produk.
Hindari getaran kamera berlebihan, blur tidak fokus, dan transisi visual yang kasar.
